Info Terbaru Guru SD Tuntut Dana Sertifikasi

Info Terbaru Guru SD Tuntut Dana Sertifikasi


Sejumlah guru sekolah dasar di Kabupaten Pidie, menuntut pembayaran dana sertifikasi untuk tiga bulan terakhir (Januari-Maret) yang belum disalurkan. Akibatnya, para guru mengaku kerepotan menutupi biaya kebutuhan rumah tangga.
“Kami mendesak agar dana sertifikasi untuk tiga bulan terakhir segera disalurkan,” kata Maisarah, seorang guru SD mewakili rekan-rekannya yang juga menuntut hal yang sama, Selasa (30/5).
Mereka menyesalkan kebiasaan pemerintah khususnya dinas terkait yang sering menunda-nunda pembayaran dana sertifikasi. Padahal saat ini para guru sangat mengharapkan dana tersebut untuk menutupi biaya kebutuhan puasa dan hari raya. “Hingga saat ini kami tidak tahu apa kendala sehingga dana tersebut belum juga disalurkan. Kami harap ada penjelasan dari pejabat bersangkutan,” katanya.
Beberapa guru lainnya, kepada Serambi juga mengeluhkan pihak guru yang mendapat dana sertifikasi juga sering menjadi korban pungli yang dilakukan kepala sekolah.
Menurut guru yang minta tidak disebut namanya ini, pungutan liar itu dilakukan setiap pencairan dana sertifikasi, yang dilakukan oleh staf bendahara sekolah, dengan alasan untuk disetor ke kepala sekolah dan membayar honor tenaga operator dan administrasi yang seharusnya ditanggung oleh negara.
“Beberapa kali kami diminta setor 100.000/orang, namun pernah juga diminta 400 ribu/orang. Ini sangat memberatkan kami,” ujar guru yang juga minta dirahasiakan asal sekolahnya itu. Terkait laporan ini, Serambi belum mendapat konfirmasi dari para kepala sekolah. Namun seharusnya hal ini bisa menjadi informasi awal bagi Satgas Pungli di kabupaten ini untuk bertindak.
Kepala Dinas Pendidikan Pidie, Murthalamuddin SPd MSP yang ditanyai Serambi, Selasa (30/5), mengaku dana sertifikasi untuk jatah Januari-Maret 2017 sedang diproses oleh dinas keuangan di Setdakab Pidie. “Guru berharap sabar, dana itu akan dikirim ke rekening masing-masing. Insya Allah akan disalurkan seluruhnya dalam bulan Ramadhan ini,” katanya.
Dana sertifikasi dikirim berdasarkan usulan yang disetujui pihak Kementerian Pendidikan. Artinya, setelah guru mempersiapkan berkas yang diwajibkan, baru kemudian Dinas Pendidikan mengirim berkas tersebut ke Kementerian Pendidikan di Jakarta.
Sementara, terkait adanya setoran ilegal yang dikutip dari dana sertifikasi ini untuk kepala sekolah, seperti dilaporkan seorang guru di kabupaten itu, Kepala Dinas Pendidikan Pidie, Murthalamuddin SPd MSP, menolak berkomentar
Baca Selengkapnya Disini


Sumber : aceh.tribunnews




Download Aplikasi Admnistrasi Guru :

    Subscribe to receive free email updates: